Berikut Strategi Badan Pangan Stabilkan Harga Beras di Tingkat Konsumen

Gamabar :IST
Seruan Rakyat

NASIONAL, Seruanrakyat.online Badan Pangan Nasional (BPN) mengambil sejumlah langkah dan upaya untuk menstabilkan harga beras hingga di tingkat konsumen.

Demikian kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan BPN, I Gusti Ketut Astawa, dalam Rakor Pengendalian Inflasi Kemendagri, Senin (04/09).

“Disatu sisi memang petani kita boleh dikatakan sangat kuat sekarang, dan disisi hilirnya kita harus jaga stabilitas harganya. Posisi petani saat ini sangat kuat, karena harga Gabah Kering Panen (GKP) telah meningkat mencapai Rp 6.000/kg berada di atas HPP GKP Rp 5.000/kg,” ujarnya, melansir badanpangan.go.id.

Untuk itu, perlu dilakukan intervensi agar terjadi keseimbangan profit disetiap lini pelaku usaha perberasan, hingga di tingkat masyarakat. 

Adapun, sejumlah langkah yang dilakukan BPN antara lain, memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Perum Bulog sanggup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan beras serta carry over 1,2 juta ton ke tahun 2024, mengingat pada bulan September komoditas beras akan mengalami defisit -0,09 dan Oktober -0,27 juta ton.

Kemudian, mendorong Gerakan Pangan Murah (GPM) di semua pemerintah daerah (pemda) dengan memanfaatkan dana Dekonsentrasi yang disalurkan dari BPN guna mengendalikan gejolak harga pangan di wilayah masing-masing.

Terakhir, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, akan dilakukan percepatan penyaluran bantuan pangan beras dari yang sedianya direncanakan mulai Oktober, dimajukan menjadi September 2023.

“Semoga sinergi dan kolaborasi bersama antara pemerintah dan pemda dapat berjalan cepat dan kuat dalam mengendalikan harga khususnya beras,” tutupnya.

https://badanpangan.go.id/blog/post/nfa-paparkan-strategi-pengendalian-harga-beras-akhir-tahun-2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *