Kejari Parimo Bakal Ambil Alih Kasus Dugaan Penyelewengan DD Siaga

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Parigi, Irwanto, Sumber foto; SR/Akbar
Seruan Rakyat

Seruanrakyat.online, Parigi Moutong– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, bakal mengambil alih kasus dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Siaga pada tahap 1 tahun anggaran 2022, dilakukan oleh oknum ASN yang menjadi Penjabat Kades sementara.

Pasalnya sampai dengan saat ini, Kejari Parimo belum mendapatkan laporan dari Inspektorat daerah yang diserahkan ke Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terkait penyelesaian kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkap Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Parigi, Irwanto saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Selasa 24 Oktober 2023.

Ia menjelaskan, pada Desember 2022 semenjak kasus ini dilaporkan ke Kejari, oknum DO yang merupakan Plt Kades Siaga, pernah melakukan surat pernyataan pengembalian DD selama dua bulan diatas materai 10 ribu tepatnya di gedung Kejaksaan Parigi

“Sebelumnya oknum DO ini ditugaskan sebagai Plt Kades,  ia menjabat sebagai kasi trantib di Kecamatan, kemudian setelah dia (DO) menjabat sebagai Plt Kades telah melakukan penyalahgunaan keuangan Dana Desa sekitar 100 juta lebih yang bersumber dari dana BLT dan program jalan kantong produksi,”ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, akan tetapi selama dua bulan oknum DO belum melakukan pengembalian sesuai surat pernyataan yang ditandatanganinya. Sehingga, pihaknya menyerahakan kasus tersebut ke APIP agar melakukan pemeriksaan.

“Namun berdasarkan informasi yang saya dapat katanya dari pihak inspektorat sudah melakukan pemanggilan tetapi oknum tersebut terkesan tidak ada itikad baik,” bebernya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini Kejari Parimo masih menunggu laporan dari Inspektorat atau APIP.

“Kalau sudah diserahkan ke kami, tentunya kami akan melakukan proses penyidikan atau pemeriksaan meminta keterangan pihak-pihak yang melapor, karena sesuai waktu itu 60 hari masa pengembalian, ya kita tingkatkan saja, entah ditahap penyidikan dia (DO) mau kembalikan ya kita jadikan barang bukti saja,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *