Kemendes PDTT Gandeng Perguruan Tinggi Cegah Radikalisme di Kawasan Transmigrasi

Sumber foto: Kemendes PDTT
Seruan Rakyat

NASIONAL, Seruanrakyat.onlineKementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggandeng Perguruan Tinggi (PT) untuk mencegah penyebaran paham radikalisme di kawasan transmigrasi.

“Kita antisipasi betul urusan itu. Makanya, kita terus melakukan sinergitas, kerja sama dengan sekolah tinggi agama Islam dengan perguruan tinggi agama Islam, utamanya yang ada di lingkungan pesantren,” ungkap Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, di Kampus STAI Ihyaul Ulum Gresik, belum lama ini.

Ia berharap, perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi agama Islam dan pondok pesantren bisa memback-up kawasan transmigrasi dari paparan paham radikalisme.

Kesepakatan bersama itu ditandatangani dalam Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Kemendes PDTT dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ihyaul Ulum Gresik, tentang penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di desa, daerah tertinggal dan kawasan transmigrasi.

Masih dari sumber yang sama, Ketua STAI, Ihyaul Ulum Gresik Ubaidillah, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kemendes PDTT yang memberikan kepercayaan dan bekerja sama dalam program ini.

Ia menjelaskan, selain membekali mahasiswa dengan kemampuan akademik, STAI Ihyaul Ulum Gresik juga menanamkan nilai-nilai pesantren. 

“Insya Allah mahasiswa transmigrasi yang nanti dititipkan oleh Kementerian Desa PDTT di perguruan tinggi di sini akan dibekali kemampuan yang sama. Sehingga, nanti kembali ke tempatnya masing-masing, mereka bisa memberikan kontribusi yang nyata dan konkret,” harapnya.

https://kemendesa.go.id/berita/view/detil/4900/gus-halim-gandeng-perguruan-tinggi-cegah-radikalisme-di-kawasan-transmigrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *