Pedagang Kecil di Lokasi Wisata Tetap Bertahan di Tengah Pandemi

Sumber Foto: IST
Seruan Rakyat

Seruanrakyat.online, Poso – Sudah hampir dua tahun ini wabah Covid-19 membawa dampak luar biasa terhadap ekonomi warga. Tidak sedikit yang terpaksa mengurangi karyawan sampai-sampai ada yang ‘gulung tikar’. 

Wabah Covid-19 juga membuat pemerintah mengeluarkan banyak kebijakan baru, tujuannya baik, memutus mata rantai penularan sampai menekan angka kematian. 

Bacaan Lainnya

Salah satu kebijakan yang sejak awal pandemi sudah diterapkan dengan ketat yaitu pembatasan mobilisasi warga, termasuk memberi batasan waktu dan jumlah pengunjung di  tempat-tempat keramaian seperti tempat wisata.

Misalnya Ester, salah satu pedagang pemilik warung makan di lokasi air terjun Saluopa di Desa Wera Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia bersama pedagang lainya, benar-benar merasakan dampak lesunya ekonomi selama awal pandemi hingga sekarang ini.

Apalagi pada awal pandemi, ada kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso menutup sementara lokasi air terjun, itu membuat para pedagang di lokasi air terjun ‘putar otak’, bagaimana caranya tetap bertahan supaya dapurnya tetap mengepul.

Sewaktu ada kebijakan menutup lokasi air terjun selama enam bulan, mereka terpaksa mencari penghasilan di tempat lain, Ester dan yang lainya, tidak bisa hanya berdiam diri menunggu sampai air terjun dibuka kembali.

“Hari libur begini biasanya banyak pengunjung yang berdatangan, namun belakangan sudah  sepi, tidak seperti biasanya sebelum ada Covid,” ungkap Ester pada wartawan media ini saat menyambangi lokasi air terjun Saluopa. Sabtu (12/02).

Ester mengaku, saat ini omset yang didapatkan selama hari libur sekitar Rp50 – 100 ribu lebih,  tergantung dari banyak pengunjung.

Ester berharap, pemerintah bisa menangani wabah Covid-19 dengan cepat, dan segera  melakukan pemulihan ekonomi, agar masyarakat terutama pedagang kecil seperti mereka bisa bangkit lagi dari keterpurukan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *