Parigi Moutong, seruanrakyat.online–Komitmen dan konsisten dalam menerapkan budaya sekolah ramah lingkungan, SMK Negeri 1 Toribulu Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, sukses meraih Penghargaan Adiwiyata sebanyak tiga kali.
Adapun penghargaan itu, dimulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga akhirnya menembus tingkat nasional pada akhir 2025.
Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional diterima SMKN 1 Toribulu pada Desember 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
Sekolah ini menjadi salah satu dari 721 sekolah di 31 provinsi yang dinilai berhasil menerapkan prinsip sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.
Kepala SMKN 1 Toribulu, Dra. Sitti Nursiah, mengatakan capaian nasional tersebut merupakan hasil dari kerja panjang seluruh warga sekolah dalam membangun budaya bersih dan ramah lingkungan.
“Kami mendapat predikat Adiwiyata tingkat nasional dan menerima langsung di Jakarta pada akhir 2025,” ujar Nursiah saat ditemui di sekolah, Kamis 5 Februari 2026.
Sebelum meraih predikat nasional, SMKN 1 Toribulu lebih dulu memperoleh Adiwiyata tingkat Kabupaten pada 2021, kemudian Adiwiyata tingkat Provinsi pada 2023. Capaian berjenjang ini menunjukkan konsistensi sekolah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Nursiah, berbagai program lingkungan dijalankan secara terstruktur. Mulai dari pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), penyediaan bank sampah, hingga kebiasaan kerja bakti rutin yang melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Selain itu, sekolah juga menerapkan perilaku hemat listrik dan air, penanaman pohon di lingkungan sekolah, serta pengembangan taman hijau dan apotek hidup.
Program lingkungan tersebut diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran sesuai Permen LH/BPLH Nomor 5, sehingga siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung.
Nursiah menegaskan, keberhasilan ini bukan semata penghargaan, melainkan upaya membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sejak dini.
“Harapan saya ke depan, sekolah ini harus terus berkembang dan lebih maju lagi. Siapapun yang memimpin nanti, yang positif harus dilanjutkan dan yang negatif ditinggalkan,” ungkapnya.
Dengan capaian tiga kali Adiwiyata, SMKN 1 Toribulu diakui dapat menjadi role model sekolah berbasis lingkungan di Parigi Moutong, sekaligus bukti bahwa pendidikan mampu berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
(Penulis: Kelompok 4 Siswa SMK 1 Toribulu, Hilal, Ummairah, Nelsa Saputri, Yuninda, Nima: Peserta Pelatihan Jurnalistik Kategori Siswa)












