PARIGI MOUTONG, seruanrakyat.online– Anggota Legislatif (Anleg) DPRD Parigi Moutong (Parimo) Apt Muhammad Basuki, menyoroti pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di pusat Kota Parigi terkesan amburadul.
Hal itu ia ungkapkan dalam rapat paripurna laporan Komisi II DPRD Parimo atas realisasi semester pertama dan prognosis enam bulan berikutnya pada APBD 2026, Selasa 11 Agustus 2026.
Basuki menegaskan, pemasangan PJU baru yang dilakukan Pemda Parimo terkesan tidak merta. Pasalnya, terdapat lampu lama yang tidak diganti secara keseluruhan.
Padahal, kata ia, pengadaan lampu PJU ini menghabiskan kurang lebih Rp 2 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Parigi Moutong.
“Pemasangan PJU ini tidak menentu sesuai titik yang harus diganti, misalnya pemasangan lampu baru, lampu lama dibiarkan. Kemudian lampu baru lagi, jadi pencahayaannya tidak merata,” bebernya.
Menurutnya, dengan porsi anggaran yang begitu besar, seharusnya pemasangan PJU dilakukan secara merata, Sehingga, pencahayaannya tertata dengan baik.
Basuki mengusulkan, apabila di tahun berikutnya dilakukan pengadaan kembali oleh pemda, pemasangan PJU baru harus dilakukan secara merata.
“Supaya bisa di evaluasi, apakah pengadaan lampu baru ini bertahan lama, atau hanya sementara,” ungkapnya.
Ia juga mengakui, bahwasanya, pemasangan PJU saat ini sudah terlaksana dengan baik, di wilayah perkotaan parigi,” pungkasnya.











