PARIGI MOUTONG, seruanrakyat.online-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Parigi Moutong (Parimo), terus mematangkan persiapan peluncuran layanan darurat Call Center 112.
Layanan ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan berbagai kejadian darurat secara cepat dan tanpa biaya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Parimo Haerudin, mengatakan, layanan ini nantinya dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Parimo.
”Pelayanan call center 112 ini dapat digunakan di seluruh Parigi Moutong, tanpa menggunakan pulsa, walaupun tidak ada jaringan tetap bisa buat laporan untuk mempercepat informasi,” ujarnya saat rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPRD Parimo, Senin 27 Juli 2026
Ia menjelaskan, percepatan penanganan laporan darurat ini merupakan arahan langsung dari pimpinan daerah agar pelayanan publik semakin maksimal, khususnya saat terjadi musibah atau situasi krisis.
”Penyampaian Pak Bupati secepatnya ditindaklanjuti agar mempermudah masyarakat menyampaikan pelaporan. Misalnya ada kebakaran, atau kejadian apapun itu bisa langsung dilaporkan menggunakan call center 112,” jelasnya.
Hairudin mengungkapkan, saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) guna menghubungkan sistem jaringan pusat ke daerah agar integrasi berjalan optimal.
”Call Center ini dikoneksikan dengan Komdigi, kita sementara melakukan Zoom dengan Komdigi. Saya juga bermohon dengan Kementerian terkait agar dipercepat,” bebernya
Menurutnya, jika proses integrasi dan teknis berjalan lancar, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo menargetkan layanan ini dapat resmi beroperasi tepat pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.
”Insyaallah secepatnya di di 17 Agustus kita sudah launching,” katanya.
Hairudin menambahkan, terkait alur operasionalnya, seluruh laporan masuk akan dikelola terpusat oleh tim operator Diskominfo, sebelum diteruskan secara real-time ke instansi teknis terkait.
”Jadi nanti pelaporan operatornya di Diskominfo yang menyebarluaskan ke dinas terkait, misalnya ada kebakaran kita langsung hubungkan ke dinas pemadam kebakaran,” pungkasnya.











