PARIGI MOUTONG, seruanrakyat.online– Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terus berkomitmen memberikan Perlindungan, Kesempatan dan Kesejahteraan bagi penyandang disabilitas.
Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Idham Karanja dalam membuka kegiatan Workshop Penguatan Kemitraan Usaha Produktif Penyadang Disabilitas, di Markas Mako Tagana, Senin 28 September 2026.
Ia menjelaskan, pihaknya akan terus memberikan dukungan guna menjawab tantangan dan permasalahan yang dialami penyadang disabilitas.
Menurutnya, perlindungan tersebut dilakukan agar para disabilitas dapat memperoleh hak hidup yang layak dan bermartabat.
Idham menegaskan, melalui kegiatan tersebut pemerintah menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat kepedulian dan solidaritas terhadap penyandang disabilitas.
“Kami juga berkomitmen untuk terus memberikan Perlindungan, Kesempatan dan Kesejahteraan bagi penyandang disabilitas,” bebernya.
Lanjut Idham, untuk menciptakan aksebilitas dan inklusifitas bagi seluruh penyadang disabilitas, Dinsos juga mendorong peningkatan akses pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, pelayanan publik maupun kesempatan kerja.
Sementara itu, Kepala Bidang Layanan dan Rehabilitasi Sosial, Yani Rachman menuturkan, kegiatan workshop ini merupakan salah satu pelatihan untuk memberikan pemahaman dan kemampuan bagi peserta penyadang disabilitas.
Ia menambahkan, dengan segala keterbatasan yang dimiliki, bukan menjadi suatu tolak ukur para penyadang disabilitas untuk hidup mandiri dalam melakukan keterampilan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Jadi mereka (Disabilitas) di ajarkan membuat keterampilan produk usaha, seperti cemilan maupun makan ringan lainnya,” ucapnya.
Ia menyebutkan, adapun peserta yang hadir dalam kegiatan Workshop Penguatan Kemitraan Produktif Penyadang Disabilitas, berjumlah 30 orang, terdiri dari 20 orang siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) SMP dan SMA, 10 orang lainnya berasal dari kelurahan Masigi dan Bantaya.
Selain itu, kata ia, ditengah kegiatan tersebut Dinsos Parimo juga memberikan bantuan berupa satu unit kursi roda bagi siswa SLB.
“Bantuan kursi roda ini sebelumnya sudah diajukan untuk siswa tersebut, dan baru diserahkan pada kegiatan workshop ini,” pungkasnya.











