Raih UHC Award 2026, Bupati Parimo Ini Hasil Kerja Kolektif Semua Elemen Daerah

Sumber foto: Prokopim Parigi Moutong

Jakarta, Seruanrakyat.online– Meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya, Bupati Parigi Moutong (Parimo) H Erwin Burase menyebutkan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif semua elemen daerah.

Komitmen Pemda Parimo dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan nasional.

Sebuah capaian yang menegaskan keseriusan daerah dalam memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat, melansir dari situs resmi prokopimparigimoutong.blogspot.com

Ajang Penganugerahan UHC Award 2026 yang digelar oleh BPJS Kesehatan di Jiexpo Convention Center, Kemayoran, Jakarta, Selasa 27 Januari 2026. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi BPJS Kesehatan RI.

UHC Award 2026 diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil memastikan sebagian besar penduduknya terdaftar dan aktif sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Tahun ini, penghargaan diberikan kepada 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyebut capaian Indonesia dalam mewujudkan Universal Health Coverage sebagai prestasi luar biasa di tingkat global.

“Dalam waktu hanya 10 tahun, Indonesia mampu mencapai Universal Health Coverage. Ini adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Berdasarkan studi internasional, Austria membutuhkan waktu 79 tahun, bahkan Jerman hingga 127 tahun,” ujar Ali Ghufron Mukti dalam sambutannya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aktif pemerintah daerah dalam memperluas kepesertaan JKN serta menjaga tingkat keaktifan peserta agar layanan kesehatan dapat diakses tanpa hambatan biaya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan agar capaian UHC di daerah tidak mengalami penurunan, melainkan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

“Tidak boleh ada daerah yang UHC-nya menurun. Tahun depan yang masih kategori Madya harus naik menjadi Utama. Bagi yang sudah Utama, tidak ada pilihan lain selain fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya,” tegas Muhaimin Iskandar.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan bahwa penghargaan UHC Award 2026 Kategori Madya merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah, mulai dari jajaran pemerintah, tenaga kesehatan, hingga dukungan aktif masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian awal kita semua, sekaligus menjadi dorongan moral untuk terus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat Parigi Moutong mendapatkan hak atas layanan kesehatan yang layak, inklusif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta menjaga keberlanjutan program JKN sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai informasi, Universal Health Coverage (UHC) merupakan kondisi ketika seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan tingkat keaktifan yang baik, sehingga dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa risiko beban finansial.

Melalui raihan UHC Award 2026 Kategori Madya, Kabupaten Parigi Moutong diharapkan dapat meningkatkan status capaian UHC ke tingkat yang lebih tinggi, sejalan dengan target nasional pembangunan kesehatan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala cabang Bpjs Parigi Moutong, Plt. Direktur RSUD Anuntaloko, Irwan, SKM, M.Kes, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Gede Widiyada, S.KM, M.Kes, Kabag Prokopim Sri Nur Rahma, S.Sos, M.Si.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses