Bupati Parimo Lantik 132 Kepsek Definitif

Parigi Moutong, seruanrakyat.online Bupati Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, H Erwin Burase, secara resmi melantik 132 Kepala Sekolah (Kepsek) defenitif.

Adapun dari 132 Kepsek itu, terdiri dari jenjang Sekola Dasar (SD) Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan PAUD lingkup Dinas Pendidikan dan Kebuadayaan (Disdikbud) Parimo, di Auditorium Kantor Bupati, Senin 2 Januari 2026.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan momentum strategis dan krusial dalam memperkuat tata kelola di satuan pendidikan yang ada di Parigi Moutong.

Ia menegaskan, penempatan jabatan Kepsek di satuan pendidikan, merupakan kesungguhan dan komitmen Pemerintah Daerah terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Erwin juga memastikan, seluruh satuan pendidikan di Parimo harus dipimpin oleh figur yang mempunyai legitimasi dan rasa tanggungjawab yang jelas.

“Selama ini terdapat 125 satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP masih dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt),”ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan secara terus menerus, yang nantinya berdampak langsung terhadap efektivitas penyelenggaraan pendidikan.

Selain itu, kata ia, dengan dilantiknya Kepsek defenitif secara resmi memberikan landasan hukum jelas terhadap keputusan yang sah dalam menjalankan manajemen pendidikan.

Erwin menuturkan, mekanisme serta keputusan Pemda Parimo terkait pengisian jabatan kepsek mulai dari rotasi hingga promosi dilakukan secara profesional.

“Kepsek yang baru dilantik hari ini, kami akan evaluasi per tiga bulan masa kerja, apabila kinerjanya mempuni. Kami tetap melakukan rotasi maupun mutasi ke sekolah terpencil,” bebernya.

Lanjut ia, penerapa manajemen talenta sangat penting dilakukan, agar penilaian kinerja bukan hanya Bupati atau Dinas terkait. Tetapi, para bawahan maupun masyarakat juga mempunyai hak untuk melakukan penilaian tersebut.

Ia berharap, para kepsek dapat meningkatkan kemampuan memahami administrasi yang esensial untuk stabilitas dan efektivitas pengelolaan satuan pendidikan di tengah efisiensi anggaran,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses