Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, DPD NasDem Parimo Salurkan Bantuan ke Ponpes dan Panti Asuhan

Parigi Moutong, seruanrakyat.onlineMenebar Kebaikan di bulan suci Ramadhan,  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pokok beberapa Pondok Pasantren (Ponpes) dan panti asuhan.

Adapun pondok pasantren yang menjadi titik penyaluran bantuan itu, terdiri dari Ponpes  Daarul Qur’an Bina Ummat Desa Pelawa Baru, Abna’ul chairaat Parigi, Kelurahan Masigi dan satu Panti Asuhan Nur Reski Rahmat, Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Senin 9 Maret 2026.

Ketua DPD NasDem Parigi Moutong, Sayutin Budianto, menjelaskan. Kegitan ini merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk tetap melakukan kegiatan sosial selama bulan ramadhan.

“Dengan mengusung tema “NasDem Parigi Moutong Berbagi Sedekah di Bulan Ramadan, Menguatkan Silaturahmi dan Meneguhkan Perubahan,” ujarnya.

Lanjut ia, kegiatan serupa ini telah menjadi agenda tahunan Partai NasDem saat bulan ramadhan.

​Kemudian, kata ia, selama bulan ramadhan DPD NasDem Parimo telah mempunyai beberapa agenda yang harus dilakukan, yaitu penyaluran sembako dan berbagi takjil gratis.

​Sayutin menegaskan, khususnya panti asuhan Nur Reski Rahmat sudah merupakan donatur tetap, karena hampir setiap tahun kegiatan partai selalu memberikan bantuan.

“Kalau secara pribadi tidak perlu disebutkan, namun kalau dari partai selalu kita serahkan ke panti asuhan ini,” bebernya

Selain santunan ke lembaga sosial, Sayutin memaparkan sejumlah agenda lain yang telah dijadwalkan. Program tersebut mencakup, buka puasa bersama pengurus DPD dan DPC se-Kabupaten Parigi Moutong, hingga pemberian paket sembako lebaran.

​”Pekan ini, kami juga akan melakukan bagi-bagi takjil gratis dan pembagian sembako lebaran untuk pengurus DPD sampai DPC.

Sementara itu, Sayutin juga menyoroti kondisi pendidikan agama sektor swasta di Parigi Moutong.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten tidak hanya fokus pada sekolah negeri, tetapi memberikan perhatian serius pada pondok pesantren yang mencetak generasi penghafal Quran.

​”Saya berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan sektor pendidikan agama, tidak hanya pada sektor negeri tetapi swasta, termasuk ponpes yang mendidik anak-anak kita menjadi hafiz Quran yang menunjang peningkatan mutu di bidang agama,” sebutnya.

​Ia menekankan, pentingnya kehadiran pemerintah daerah melalui intervensi kebijakan maupun bantuan anggaran bagi lembaga-lembaga tersebut,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses