PARIGI MOUTONG,seruanrakyat.online-Tahun ini, baru 64 Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Parigi Moutong (Parimo) dilakukan pemeriksaan uji kelayakan air bersih oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
“Berdasarkan data, terdapat 64 DAMIU di 23 Kecamatan Parimo yang sudah dilakukan pemeriksaan kualitas air isi ulang, dari 255 depot yang ada,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Yunita Tagunu, saat ditemui sejumlah awak media, Senin 5 Oktober 2026.
Menurutnya, salah satu persyaratan untuk melakukan usaha depot air isi ulang, wajib dilakukan uji kelayakan air oleh Dinas terkait.
Langkah tersebut, kata ia, merupakan bagian dari upaya pengawasan dalam memastikan kualitas dan keamanan air sebelum di konsumsi oleh masyarakat.
Lanjut ia, pemeriksaan kelayakan air isi ulang oleh Dinkes Parimo, dapat dilakukan melalui permohonan dari pelaku usaha DAMIU,
“Secara teknis, mereka (Pelaku) usaha DAMIU yang melakukan permintaan ke Puskesmas melalui Dinas Kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan kelayakan air,” bebernya.
Yunita menuturkan, proses pemeriksaan sampel air dilakukan oleh Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu.
“Saat ini, Dinkes belum bisa melakukan uji sampel air, tetapi sampelnya kami kirim untuk dilakukan pemeriksaan oleh teman-teman Labkes Provinsi Sulteng,” ucapnya.
Ia juga menegaskan, pemeriksaan depot air minum di lakukan secara berkala, untuk memastikan air yang dikonsumsi masyarakat telah memenuhi standar uji kelayakan.
Bahkan ia juga mencontohkan sejumlah kasus sebelumnya, di mana air yang disajikan oleh DAMIU tidak memenuhi standar higienis.
“Biasanya, kami menyarankan ke dapur SPPG untuk mengambil air di DAMIU yang sudah dilakukan uji kelayakan secara klinis dan higienis,” sebutnya.
Ia menambahkan, selain DAMIU, dapur pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Parimo semuanya dilakukan pemeriksaan uji kelayakan air.
“Kami juga melakukan pemeriksaan di setiap dapur SPPG yang menggunakan air DAMIU, apakah air yang digunakan sudah di uji lab atau belum,” pungkasnya.











