PARIGI MOUTONG,seruanrakyat.online-Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, melepas pemberangkatan 98 orang jemaah haji menuju tanah suci makkah.
Pelepasan tersebut, dipimpin langsung Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, di Auditorium Kantor Bupati, Senin 11 Mei 2026.
Dalam sambutannya, ia menjelaskan, para jemaah haji yang mendapat giliran berangkat ke tanah suci makkah tahun ini, agar selalu menaati kebijakan yang dipandu oleh petugas haji.
Menurutnya, kekompakan dalam menjalankan ibadah haji merupakan kunci utama untuk menjaga keamanan dan saling membantu selama proses ibadah berlangsung, mematuhi komando kepala rombongan serta tolong-menolong antar sesama.
Ia juga berpesan, agar para jamaah haji selalu berkoordinasi dengan petugas medis yang diikutkan dalam rombongan haji, guna memastikan kesehatan selama menjalankan ibadah haji.
“Selama perjalanan menuju makkah, para jemaah haji harus intens melakukan komunikasi dan koordinasi dengan petugas medis kita, untuk memastikan kesehatan tetap terjaga dalam menunaikan ibadah haji, hal ini dilakukan untuk menjaga nama baik daerah Parigi Moutong,”sebutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji danUmroh Kabupaten Parigi Moutong, Subhan Lapu, menegaskan, jemaah haji reguler yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 98 orang, didominasi perempuan.
Adapun, kata ia, dari jumlah 98 jemaah haji ini terdiri dari Laki-laki 37 orang dan Perempuan 61orang.
Ia menambahkan, untuk data jemaah haji Lansia berjumlah empat orang dengan usia 80 sampai 93 tahun, kemudian satu orang jemaah haji termuda berusia 18 tahun.
Lanjut Subhan, pengelolaan dan penanganan calon jemaah haji 2026, resmi dialihkan dari Kementerian Agama (Kemenag) ke lembaga khusus, yaitu Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) atau Kementerian Haji.
Kebijakan ini didasarkan pada revisi Undang-UndangNomor 8 Tahun 2019 dan Perpres Nomor 154 Tahun 2024 untuk meningkatkan efektivitas layanan dan perbaikan tata kelola haji.
“Untuk itu dibutuhkan kerjasama semua elemen terkhusus jemaah haji, agar selalu menjaga kekompakan, membangun tali silaturahmi, menaati kebijakan yang dilakukan oleh petugas haji sehingga kedepan bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya












