PARIGI MOUTONG,seruanrakyat.online– Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP), Dadan Priatna Jaya, menyebutkan, tahun ini Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendapatkan alokasi program hilirisasi kelapa dalam dari Kementerian Pertanian (Kementan) seluas 500 hektare.
“Program ini ditargetkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan para petani lokal kita,” ujarnya saat mendampingi Bupati Parimo, H. Erwin Burase dalam kunjungan kerja Direktur PEMT Transmigrasi Dr. Andy Wijaya, di Kecamatan Mepanga, Rabu 3 Juni 2026.
Ia menjelaskan, untuk tahap pertama yang baru direalisasikan seluas 300 hektare, kemudian tahap berikutnya seluas 200 hektare yang difokuskan pada Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).
” Untuk dokumen CPCLnya semuanya sudah siap dieksekusi pada semester II nanti,” bebernya.
Menurutnya, penerima manfaat program hilirisasi ini, tersebar di enam kecamatan, yaitu Parigi Tengah, Parigi Utara, Siniu, Ampibabo, Tomini, dan Bolano Lambunu.
Lanjut ia, setiap hektare lahan akan mendapatkan alokasi komprehensif berupa, 110 bibit kelapa dalam unggul, 330 kg pupuk organik granula, untuk fase pertumbuhan awal.
Kemudian, bantuan biaya penanaman nantinya sebesar 15 HOK (Hari Orang Kerja) yang ditransfer langsung ke rekening kelompok penerima,” pungkasnya.











