Pemuda Desa Parigimpu’u Bangun Vatumatando Menuju Destinasi Wisata

Parigi Moutong, seruanrakyat.online — Sebuah lokasi bernama Vatumatando Desa Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, kini mulai bersolek menjadi destinasi unggulan yang memadukan keindahan alam pegunungan, sungai, dan kekayaan sejarah lokal.

​Secara etimologi, Vatumatando berasal dari bahasa Kaili yang berarti Batu Penobatan. Nama ini merujuk pada situs sejarah berupa batu yang digunakan dalam prosesi penobatan raja pada masa lampau. Meski selama ini Vatumatando lebih dikenal sebagai nama administratif atau sebutan geografis, para pemuda setempat kini bergerak untuk menyingkap potensi besarnya sebagai tempat liburan yang menjanjikan.

​Akses menuju lokasi ini menawarkan kesegaran udara, dengan suasana yang masih sangat alami, hijau, dan asri. Vatumatando menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin menjauh sejenak dari rutinitas.

Ketua Tim Pengembangan Destinasi Wisata Vatumatando, Abdul Gafur menuturkan, lokasi ini didesain sebagai area serbaguna, mulai dari tempat kemah bagi organisasi, lokasi rapat dengan suasana alam, hingga destinasi liburan keluarga.

​Ia menegaskan, pengembangan Vatumatando tengah memasuki tahap pembenahan dan pembersihan secara gotong royong. Gerakan ini dimotori oleh inisiatif pemuda dan remaja Desa Parigimpu’u yang didukung penuh oleh masyarakat serta Pemerintah Desa.

Dengan konsep utama “Kembali ke Rumah Ino”, wisata ini mengedepankan nuansa tradisional dan kekeluargaan yang kental.

​”Kedepannya, fasilitas di Vatumatando akan terus ditingkatkan dengan pembangunan gazebo-gazebo yang menggunakan material alami untuk menjaga keselarasan dengan lingkungan sekitar,” bebernya.

Selain, itu kata ia, keunikan lain yang akan ditawarkan adalah penyediaan literasi sejarah bagi pengunjung. Wisatawan nantinya tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat peninggalan para pendahulu melalui informasi situs sejarah yang ada di Desa Parigimpu’u.

​Menurutnya, sebagai langkah besar dalam memperkenalkan identitas budaya, pihak pengelola juga merencanakan penyelenggaraan Festival Vatumatando.

Ia juga berharap, kegiatan serupa mampu menarik minat wisatawan untuk melihat langsung bagaimana sejarah dan alam berpadu harmonis di tanah Parigimpu’u.

​”Dukungan penuh dari pemerintah desa menjadi energi tambahan bagi para pemuda untuk terus berinovasi secara mandiri,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses