PARIGI MOUTONG, seruanrakyat.online – Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Rusno Tanriono, menyoroti belum tunggakan pembayaran dana non kapitasi di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Palasa saat menyampaikan pandangan dalam rapat paripurna, Senin 6 Juli 2026.
Rusno mengaku, adanya keluhan tersebut saat melakukan monitoring di wilayah yang menjadi daerah pemilihannya.
Menurutnya, tunggakan pembayaran dana non kapitasi telah berdampak terhadap pelayanan kesehatan puskesmas.
“Saya sempat melakukan monitoring ke daerah saya, tepatnya di Puskesmas Palasa. Dimana terdapat keluhan terkait dana non kapitasi tahun 2024 silam, dimana dana tersebut baru dibayarkan satu bulan,” ujarnya.
Ia menuturkan, selain tahun 2024 dana non kapitasi 2025 sampai 2026 belum semuanya dilakukan pembayaran oleh dinas terkait.
Ia mengatakan, keluhan tersebut tidak hanya datang dari tenaga kesehatan, tetapi juga dari sejumlah staf pelayanan yang selama ini terdampak akibat keterlambatan pembayaran dana non kapitasi tersebut.
“Persoalan ini sebelumnya telah beberapa kali disuarakannya, saat itu, saya sempat memperoleh informasi bahwa pemerintah telah merealisasikan pembayaran untuk satu bulan,” ungkapnya.
Sayangnya, kata ia, berdasarkan hasil monitoring yang kembali dilakukan keluhan yang sama masih terus terjadi.
“Saya selalu melakukan monitoring di sana. Persoalan ini pernah saya suarakan beberapa tahun lalu dan saya dengar sempat dibayarkan satu bulan. Namun, dari hasil monitoring beberapa minggu terakhir, keluhan yang sama kembali saya temukan,” katanya.
Atas kondisi tersebut, Rusno meminta Pemda Parimo melalui Dinas Kesehatan segera memberikan penjelasan sekaligus merealisasikan pembayaran dana non kapitasi yang masih tertunggak.
“Saya minta penjelasan dari pemerintah daerah maupun dinas terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan, agar segera merealisasikan pembayaran tersebut. Jujur, kondisi ini sangat mengganggu pelayanan yang ada di Puskesmas Palasa,”pungkasnya.











