Reses di Kasimbar,  Sayutin Budianto Paparkan Kondisi Fiskal Daerah dan Serahkan Bantuan Tunai

PARIGI MOUTONG, seruanrakyat.online- Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sayutin Budianto, melakukan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) II Desa Laemanta Utara, Kecamatan Kasimbar, Selasa, 4 Agustus 2026.

Reses tersebut dihadiri jajaran Forkopimcam dan lintas sektoral, di antaranya Camat Kasimbar, Kapolsek, Kepala Desa Laemanta Utara, Kades Posona, Kades Ogodopi, dan Kades Kasimbar Selatan, serta tokoh agama, lembaga adat, Ketua TP-PKK Laemanta Utara, kelompok ibu-ibu, serta jajaran tokoh pemuda setempat.

Dalam sesi dialog, sektor infrastruktur jalan dan transportasi menjadi usulan mendasar mulai dari perbaikan fasilitas Kecamatan, pengaspalan dari beberapa desa dan permintaan pengadaan perahu fiber untuk nelayan serta pembangunan lapangan sepak bola.

Terkait pemenuhan kebutuhan dasar, air bersih, dan mitigasi bencana, perwakilan kelompok perempuan menyuarakan pembenahan pemukiman, bantuan pipa air dari Kades Laemanta Utara, serta perbaikan tanggul penahan abrasi pantai yang kian mengancam pesisir.

Kemudian di bidang pendidikan dan pemberdayaan petani, warga mengusulkan perbaikan pagar sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta Laemanta Utara, para petani melalui pemerintah desa mengusulkan adanya bantuan bibit durian untuk mendongkrak ekonomi lokal.

Selain pembangunan fisik, isu kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah Kecamatan memnta dukungan alokasi anggaran untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan pegawai paruh waktu agar pengurusannya dapat diserahkan ke tingkat pusat.

Merespons seluruh usulan tersebut, Sayutin Budianto memberikan edukasi komprehensif mengenai kondisi fiskal daerah agar masyarakat memahami skala prioritas pembangunan.

Menurutnya, terkait efisiensi anggaran tahun 2027 mendatang kurang lebih Rp 1,2 triliun, semuanya telah dibagi secara proporsional untuk membiayai pembangunan di 23 kecamatan, 278 desa, serta 5 kelurahan.

Sehingga, kata ia, pembagian pembiayaan tersebut dilakukan. Agar pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat dapat searah dan berkeadilan.

“Kita harus melihat secara rasional kemampuan fiskal atau kekuatan keuangan daerah kita, dengan keterbatasan yang ada, penyesuaian angka anggaran akan difokuskan secara ketat pada sektor pelayanan dasar yang menyentuh masyarakat luas,” bebernya.

Ia juga mencontohkan, terkait program pendidikan, kesehatan, serta penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tiga ini nantinya  menjadi sasaran utama pergeseran anggaran.

Kemudian, setelah kegiatan reses selesai, Sayutin Budianto melakukan penyaluran bantuan dana tunai, kepada pengurus TP-PKK Desa Laemanta, Kecamatan Kasimbar.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan nyata guna menyokong kelancaran program pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga di tingkat desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses